Tuesday, October 13, 2009

this is my identity


pernahkah terdengar olehmu atas kisah ini?

sesiang itu, seluruh pemuda dikumpulkan. yang menikah, yang bujang. yang menduda. semua.


apatah rupanya?


di siang cerah itu, kala mentari tengah riang memancar sinar kasihnya ke penjuru bumi..
Ia, disana. seorang pemuda Quraisy berdiri. tegap badannya. hitam rambut. putih kulitnya.
matanya lekas menatap para pemuda yang bergegas. subhanallaah santun nian tunduk kepalanya. Ia menatap ramah. gigi nya pun menyembul bersama satu senyum terindah yang pernah disaksikan jagad.

Ia: Rasulullaah SAW


Apatah?


rupa-rupanya turun kembali cintaNya melalui wahyu yang diusung oleh Sang Malaikat Penjinjing perintah.
Satu perintah memesona yang rasa-rasanya sungguh tak shabar untuk segera ia sampaikan pada mereka, ummat yang sangat ia cintai bahkan melebihi dirinya sendiri..


Lihatlah.. dadanya turun naik. nafasnya sedikit terengah. biji matanya kian bergerak menatap para lelaki muslim yang jumlahnya makin membanyak. mengumpul.
Allah..., ini ummatku.. cintai mereka.. , mungkin begitu haru birunya menyaksi para insan imani itu dengan cepat berkumpul selekas wahyu memanggil.


seketika semua melengkap.

Di sanalah ia daraskan lantunan syurga itu. turun langsung dariNya. untuk ummat yang begitu dicintaiNya.., Al-Ahzab: 59

"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu'min, 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka '. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang..


Allahuakbar! serempak takbir pun terucap. barisan bercerai. bubar.

kemanakah gerangan para pemuda itu?
ternyata mereka pulang!

semua berlari. mereka yang sudah memiliki istri. mereka yang punya adik atau kakak perempuan. mereka yang masih dalam asuhan seorang Ibu. semua. semua yang masih memiliki perempuan dalam anggota keluarganya. Ya! semua pemuda itu berlari! b-e-r-l-a-r-i!

sesampai di rumah. selepas mengucap salam. Masih dengan peluh yang tersisa di dahi. juga nafas terengah yang belum berhenti.

"Turun kembali panggilan cintaNya, duhai perempuan-perempuan mu'minah.." , ucap mereka dalam satu tarikan nafas..

Masih dalam lelah. Masih cepat jantung memompa darah.
mereka ucap ulang frase syurgawi itu..

"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu'min, 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang..


AllahuAkbar! kali ini pekik takbir nyaring yang terdengar di seluruh penjuru Madinah. Mereka, perempuan-perempuan itu , serta merta menarik segala kain yang ada di dekat mereka! apa saja! Ada yang menarik gorden, melepas taplak, mengambil kain, apa.. apa saja, yang penting bisa menutup apa yang Allah inginkan untuk mereka tutup!

Mereka, perempuan-perempuan itu , tak perlu bertanya dahulu, apakah makna perintah Allah yang satu itu. Pun tak banyak menggugat, dengan mengaju pendapat bahwasanya Allah begitu diskriminatif. Mereka tak banyak bicara. bahkan bertanya pun tidak!

Karena yang terpatri di lubuk hanyalah, "Jika Allah berkata begitu, maka begitu..
dan yang mereka fahami hanyalah satu: Bahwa Allah, bersamaku..


Maka mentari yang bergegas menjemput senjanya di hari itu, menjadi saksi.
saksi atas perempuan-perempuan itu ,
perempuan-perempuan yang bergegas menarik segala kain terdekat untuk bersegera dalam memenuhi satu panggilan cintaNya..

dan perempuan-perempuan itu ,
Ah ya.. mereka melakukannya dengan tersenyum sembari bersenandung,:
Dan jilbab adalah perhiasan..., yang mahkotanya menjuntai hingga ke dada.."



**********************************************************************************



karena dengan jilbab, kau ajak sesama untuk semata menilaimu dari hati dan daya pikir, bukan dari indahnya rambut atau cantiknya kulit tubuh..

Karena dengan jilbab, kau yakinkan sesama bahwa kecintaan pada Yang Maha Mencinta mengalahkan kecintaanmu untuk menjadi dikagumi karena keindahan fisik semata

Karena dengan jilbab, kau teguhkan hati untuk meraih ridhaNya sekuat jiwa, meski dengan terbata mengeja kebaikan

Karena dengan jilbab, kau buktikan keberanianmu menunjukkan siapa dirimu sebenarnya, demi memenuhi satu jalan syukur pada Sang Maha Pemberi Segala

Karena dengan jilbab, kau nyaman mendekatiNya
Karena dengan jilbab, kau aman bersamaNya
Karena dengan jilbab, kau percaya, semua akan baik-baik saja..


___ note yang sangat indah, sehingga sayang untuk di baca sendirian,, di dapat dari note FB saudariku aan, syukron ukh dah berbagi__

Friday, October 9, 2009

INSHA ALLAH,,,Maher Zain

hmm seperti biasa, sohib gw yang satu itu datang tak dijemput pulang tak diantar (dah mirip jelangkung aja),, tiba2 muncul, then ngasih gw link ke youtube, ternyta disana ada video klip dengan nama artis yang cukup asing di telinga, pas di cek,, ih waw,, subhanallah, nasheed, dan lagunya bagus,, sangat menyentuh,, kurang lebih gini dah liriknya


Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can`t see which way to go
Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Everytime you can make one more mistake
You feel you can`t repent
And that its way too late
Your`re so confused,wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame


Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Turn to Allah
He`s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah
Guide my steps don`t let me go astray
You`re the only one that showed me the way,
Showed me the way 2x
Insya Allah3x
Insya Allah we`ll find the way

judulnya insha Allah oleh maher zain

ga tau maksudnya apaan, mau berbagi lagu bagus kali ya,, so thanks bro,, lagunya inspiring, makasih dah ngasih tau,,,

Sunday, October 4, 2009

PERINGATAN!!!!

inalillahi,, sejak ramadhan lalu, kita diingatkan kembali tentang hakikat hidup kita. yah,, bencana itu terus berkelanjutan, ramadhan gempa mengguncang bagian selatan jawa barat. tak kurang dari 5 kabupaten terkena imbas akibat gempa 7,3 skala richter itu. seakan masih kurang teringatkan dan masih banyak manusia yang tidak menyadari, gempa terjadi lagi di padang dan sekitranya dengan getaran yang lebih besar besoknya gempa susulan terjadi di bengkulu. korban jiwa berjatuhan sampai hitungan seribuan, rumah luluh lantak, longsor menambah banyak korban jiwa. orang-orang mencoba menghubungkan waktu kejadian gempa ke dalam ayat ayat al-Quran dan apa yang terjadi, tiap waktu gempa yang terjadi terdapat pada ayat pembinasaan suatu bangsa yang durhaka,, astaghfirullah,, naudzubillah,, ya Rabb, bangsa saya kah itu?
gempa pertama jam 15.04
surat Al Hijr - ayat 4
"Dan Kami tidak membinasakan suatau negeri, melainkan sudah ada ketentuan yang ditetapkan baginya.""

gempa kedua jam 17.16
surat al-isra (17): 16
"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta'ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya"

gempa ke tiga jam 17. 58
surat ai-isra (17): 58
"Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami
membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan
azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab
(Lauh Mahfuzh)"

Gempa ke 4 jam 8.52
Al Anfal - ayat 52
"(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan pengikut Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sungguh, Allah Mahakuat lagi sangat keras siksa-Nya"

begitu ngeri rasa ini, merinding, takut, benarkah ini ya Rabb? benarkah ini maksud dari semua bencana yang Kau berikan pada kami?
astaghfirullah,,, astaghfirullah,, astahgfirullah,,,

aroma kematian menjdi terasa sangat dekat, takut hamba ini mati dalam keadaan lengah, takut mati dalam keadaan su'ul khotimah, takut ketika di alam kubur nanti aku tidak menikmatinya, malah mendapat siksaan, takut ketika melewati "jembatan itu" aku terjatuh, terperosok keneraka sebelum aku smpai ke surgaMu, mengingat amalan apa yang sudah hamba lakukan untuk terhindar dari semua ketakutan itu,,,

Friday, September 11, 2009

reflection

astagfirullah,,,

ya Rabb,
ku tahu Kau menyaayangiku,,
ku tahu Kau selalu memberi yang ku butuhkan,,
ku tahu Kau coba ingtakanku bahwa selalu ada Engkau disisiku
ku tahu itu semua,,,

tapi sekarang aku tak tahu kenapa aku selalu jadi begini
tak berdaya, padahal Kau adalah sumber dari segala energi,,,
tak ada yang dilakukan , padahal setiap waktu yang berlalu tak akan pernah kembali,,,
tak ada semangat, padahal telah ku azzamkan bahwa semua yang ku lakukan hanya KarenaMu,,,


niat ku kah yang hanya hiasan di mulut saja?
hati inikah yang telah sakit? ato hampir mati?

wahai Sang Penyembuh jiwa, ku mohonkan sentuhan kesembuhan dariMU,,,
kuatkan jiwaku, bersihkan hatiku, maafkan segala dosa-dosaku,,,
tetapkanlah imanku, dan matikan aku dalam syahid menggapai surgaMu,,,

Wednesday, September 9, 2009

kesendirian..



Dalam kesendirian, kita bisa menangis sejadi-jadi atau bernyanyi menghibur diri,
tapi kita harus tetap berjalan…
Dalam kesendirian, kita bisa teriak sekencang kencang atau diam sedalam-dalam,
tapi kita harus terus beranjak…
Dalam kesendirian, kita bisa memaki sepuas-puas atau berdo’a sekhusyuk khusyuk,
tapi jangan pernah memasung langkah..
Kita boleh terlambat kawan, tapi jangan sampai jadi pecundang yang kembali pulang tanpa berjuang...
(kreativitas tanpa batas di hilmasol.multiply.com)


hmm yups jangan sampai aku jadi pecundang sejati, mengatasnamakan kesalahan dari luar sebagai pembenaran atas keputusasaan yang dilakukan untuk berhenti berjuang, tatap berjuang sampai titik paling akhir,,,
usaha yang optimal, hasilnya biarlah yang MAHA PENGATUR yang menentukan, DIAlah yang tau segalanya, yang terbaik buat kita....