Wednesday, December 5, 2012

fase fase kehidupan itu,,,

Waktu kian bergulir, setiap orang sedang menjalani tiap fase kehidupannya masing-masing,,,,
kelahiran kita dibumi menjadi awal fase itu, untuk kemudian merasakan indahnya belaian sang ibu, menikmati masa-masa awal sekolah, merasakan dunia baru, pergaulan baru, dan kawan baru. selanjutnya setiap jenjang pendidikan kita lalui sampai akhirnya ada gelar tersandang di akhir nama kita, S.Si, S.T, M.Si dan gelar-gelar lainnya. Dari gelar itu kita mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi tertentu,,, dunia kerja.

seiring berjalannya waktu, usia semakin matang,, saatnya menggenapkan setengah agama,,,  fase pernikahan,, fase dimana dua insan yang telah digariskan  bertemu, menjalin suatu ikatan suci, ikatan yang kokoh, membuat komitmen mengarungi sisa jatah hidup bersama, menggapai tujuan bersama. Berawal dari fase inilah dilalui fase selanjutnya yang lebih luar biasa, yaitu fase menjadi orang tua. Sang ibu mengandung, melahirkan, menyusui sampai waktunya disapihkan. Kemudian perjuangan mendidik anak terus berlanjut sampai sang buah hati juga memalui fase yang sama, fase yang dialami ayah ibunya. Saatnya menikmati masa tua, memiliki cucu dan cicit, pada saat itu pula tubuh kian renta dan tibalah pada akhir fase kehidupan di dunia yaitu fase kematian.

adakah kita semua melewati fase-fase itu?

tidaklah setiap manusia melewati setiap tahapan fase tersebut  secara runut, bisa saja dari fase sekolah terlewati krena kondisi yang tak mendukung sehingga ada manusia yang langsung mendapati dirinya harus segera menapaki fase bekerja mencari nafkah, atau fse pernikahan Allah gariskan pada seseorang lebih cepat maupun lebih lambat, tak setiap manusia juga di beri kesempatan untuk menjadi orang tua. itulah fase kehidupan,, tak mesti sama, tak mesti runut, tapi satu yang pasti, setiap manusia akan mengalami satu fase yaitu fase kematian,,,,

sering manusia berencana ini dan itu mengenai fase-fase hidupnya, sekolah kesana kesini, menikah dengan si anu  di suatu tempat dengan konsep tertentu, memiliki anak sekian dan sekian menabung untuk masa depan, jaminan hari tua dan persiapan-persiapan lainnya yang semua itu belum tentu kita alami juga. hal itu tiada salahnya, justru baik dilakukan.  akan tetapi tak jarang manusia melupakan persiapan menuju fase yang pasti akan datang, yaitu fase kematian. tak mesti manusia lewati semua fase dahulu baru mati kan datang dia bisa datang kapan saja setelah fase apa saja. sehingga pesiapan itu tak bisa kita lakukan di akhir, persiapan itu harus dilakukan setiap saat, setiap waktu sehingga kita siap kapan saja fase mati itu datang menghampiri. sungguh menjadi perenungan yang mendalam ketika ku perhatikan sanak, saudara, rekan dan sahabat, satu persatu mereka melewati dan menjalani fase itu, seiring diri membayangkan suatu saat  "aku juga akan begitu" suatu saat nanti. Padahal Allah memiliki rencanaNya sendiri, rencana terbaiknya, rencana mengenai kita makhluknya, mengenai rizki, jodoh, kelahiran dan kematian.

Allah sebaik-baiknya tempat berharap dan meminta, semoga kita diberi kesempatan merasakan setiap fase kehidupan itu dan diberi akhir yang khusnul khotimah,,, semoga kita senantiasa diingatkan untuk  selalu mengiringi persiapan fase kehidupan kita dengan persiapan fase kematian kita sehingga kapanpun dia datang kebaikanlah akhirnya,, AAAMMMMIIIIN

4 comments:

  1. masyaAllah.. meni pas banget ieu akang nuju ngadangukeun lagu "kebangsaan" Islami Akang.. kalimat pertama paragraf penutup na meni sarua persis.. *mewek uing..

    ReplyDelete
  2. waduuh,, cup cup cup om
    wah teu nyangka c om bisa mewek baca tulisan sayah, eh apa gara2 lagu nya nya? heu jadi enak,,,

    naon ari judul lagu kebangsaan na teh?

    ReplyDelete
  3. Nice post
    Like this....^_^
    salam kenal kakak............

    ReplyDelete
  4. alhamdulillah,,, jazakillah yaa dah mampir kesini,, samal kenal juga annisa ^_^

    ReplyDelete